Senin, 01 Juni 2015

Lima Hal yang Perlu Diketahui tentang Ant-Man



Sebentar lagi, setelah The Avengers 2: Age of Ultron, Marvel akan menyajikan film superhero terbaru mereka. Yap, siapa lagi kalo bukan Ant-Man! Seperti yang sudah kita tahu, Ant-Man akan menjadi film yang mengawali rangkaian Phase III Marvel Cinematic Universe. Kalau nggak ada halangan, film ini akan dirilis Juli nanti, dua bulan setelah The Avengers 2: Age of Ultron rilis. Kalian yang masih awam dengan Marvel Comic Universe mungkin bingung siapa sebenarnya Ant-Man ini dan apa yang bisa dia lakukan, sementara sejauh ini dunia Marvel Cinematic Universe udah diisi oleh seorang super soldier, dewa petir, biliuner dalam balutan armor tempur futuristis, monster tak terkalahkan, hingga sekumpulan pelindung galaksi.






Sambil menunggu filmnya dirilis, nggak ada salahnya kita bahas lima poin penting mengenai Ant-Man versi komik ini terlebih dulu. Siapa tahu kalian bisa menggunakannya untuk pamer waktu filmnya rilis nanti, hehehe.



1. Ant-Man Termasuk Pendiri The Avengers!


Siapa saja pendiri Avengers? Kalian mungkin akan menjawab Iron Man, Hulk, Thor, dan Captain America. Itu benar untuk versi film, tapi di komik, Captain America nggak termasuk ke dalam anggota awal. Dia baru bergabung setelah tubuhnya yang terbungkus es ditemukan oleh Avengers. Justru Ant-Man dan Wasp-lah yang bergabung di volume satu. Saat itu, Hulk dimanipulasi oleh Loki untuk menghancurkan rel kereta demi mengadu domba Hulk dengan Thor. Ketika Rick Jones – sahabat Hulk – mencoba menghubungi Fantastic Four untuk meminta tolong, Loki justru mengirim pesan itu ke sejumlah superhero lain, yakni Iron Man, Thor, serta Ant-Man dan Wasp. Begitu para superhero ini menyadari mereka berseteru karena manipulasi Loki, mereka justru bergabung untuk melawan saudara angkat Thor itu. Menyadari mereka bekerja sangat baik sebagai tim, kelimanya sepakat untuk membentuk tim. Nama Avengers sendiri dipilih oleh Ant-Man setelah dicetuskan oleh Wasp. Ketiga Avengers lain setuju, dan nama itu bertahan sampai sekarang.



2. Ant-Man I Sebenernya Adalah Pencipta Ultron, Lho!


Hank Pym, yang di film diperankan oleh Michael Douglas, merupakan salah satu superhero Marvel dengan latar belakang yang cukup bermasalah. Dia pernah mengalami dissociative identity disorder akibat menghirup gas, krisis percaya diri serius, mental breakdown, hingga memukul istrinya (akibat tekanan mental yang dia alami sepanjang cerita sebelumnya). Dalam satu kesempatan, dia bahkan pernah menciptakan sebuah robot penjahat yang ingin dia hadapi sendiri di depan umum untuk menaikkan pamornya di mata The Avengers.

Tapi nggak bisa dielakkan, dosa terbesar Hank Pym versi komik adalah menciptakan robot penjahat lain yang jauh lebih berbahaya, yaitu Ultron. Niat awal Pym sama sekali nggak berhubungan dengan senjata pemusnah massal, dia cuma pengen bereksperimen menciptakan robot cerdas. Sayang, hasil karyanya justru menjelma jadi terlalu cerdas. Ultron I dapat bangkit sendiri sebelum Pym menghidupkannya. Ultron bahkan mampu mencuci otak Pym, hingga sang professor sempat melupakan keberadaannya. The Avengers mungkin mampu menundukkan Ultron I. Tapi Ultron selalu mampu bangkit kembali dan mengupgrade dirinya sendiri, dengan senang hati mengingatkan Pym akan kegagalan terbesarnya. Dari film yang udah tayang sejauh ini, Hank Pym sama sekali nggak terlibat dalam proses penciptaan Ultron, jadi setidaknya dosanya ini ditanggung oleh orang lain di Marvel Cinematic Universe. Tapi bener gitu? Di komik pun dia butuh waktu sampai dia mengingat Ultron adalah ciptaannya. Gimana kalo hal itu juga yang terjadi di versi film?



3. Ant-Man II adalah Seorang Kriminal


Scott Lang, yang menjadi tokoh utama versi film, memulai karirnya sebagai seorang anti-villain. Pada dasarnya dia adalah pria baik-baik yang udah berkeluarga. Sehari-harinya dia bekerja sebagai tukang listrik. Namun, begitu gajinya sehari-hari nggak sanggup menghidupi keluarganya, dia terpaksa beralih menjadi kriminal. Dia ditangkap polisi dan harus mencicipi hidup sebagai tahanan. Kabar baiknya, dia bisa memanfaatkan momen itu untuk meningkatkan kemampuannya dalam bidang elektronik. Polisi pun melepaskannya setelah tiga bulan aja karena kelakuan buruk. Kabar buruknya, istrinya menceraikannya selama dia dipenjara.

Tony Stark lalu mempekerjakan Lang untuk bekerja di Stark International. Salah satu penugasan yang dia terima di masa ini adalah memasang sistem keamanan di Avengers Mansion. Saat putrinya sakit keras, dan ada dugaan dokter yang dapat menanganinya tengah disekap, Lang memutuskan bertindak nekat. Ia membobol rumah Hank Pym untuk mengambil gas penyusut tubuh serta kostum Ant-Man. Memanfaatkan kemampuan barunya, Lang lalu sukses menyelamatkan sang dokter. Putrinya pun berhasil diselamatkan. Urusannya selesai, Lang mengembalikan kostum Ant-Man ke Hank Pym dan berniat menyerahkan diri. Namun, Hank Pym justru membiarkan Lang tetap menggunakan kostumnya untuk menegakkan hukum.



4. Apa Sih Kemampuan Ant-Man?


Kemampuan Ant-Man yang paling menonjol adalah menyusutkan diri. Di komik, dia dapat melakukan ini dengan bantuan zat ciptaan Hank Pym, yang disebut sebagai Pym Particle. Partikel ini tak hanya berfungsi ke pengguna kostum Ant-Man saja. Seperti senter ajaib Doraemon, partikel ini dapat menyusutkan orang dan obyek apapun yang terkena efeknya, serta mengembalikannya ke ukuran semula.

Helm khusus yang dikenakan Ant-Man memungkinkan dia untuk berkomunikasi dengan serangga, seperti semut. Dia bisa memberi perintah kepada serangga-serangga ini seperti misalnya aja ratu koloni mereka, sehingga mereka bisa membantunya menangani kejahatan. Helm ini juga dilengkapi dengan sistem pengeras suara, hingga penggunanya tetap dapat didengar oleh orang normal walau sedang berukuran mini. Sebagai perlindungan ekstra, helm ini memiliki pelindung wajah dari plexiglass.

Pengguna Pym Particle juga masih memiliki kekuatan fisik mereka dalam ukuran normal, jadi mereka masih bisa memberikan hantaman yang menyakitkan dan mengangkat obyek yang melebihi ukuran tubuh mereka. Wow, siapapun yang jadi musuh Ant-Man pastinya nggak boleh meremehkan kekuatannya ya.



5.  Apa Ant-Man Dapat Disebut Sebagai Superhero?


Dapat dilihat dari riwayat singkat Hank Pym dan Scott Lang, penyandang Ant-Man selalu memiliki catatan kelam dalam hidup mereka. Ciri ini bahkan masih berlanjut sampai ke Ant-Man III, Eric O'Grady, yang sempat menggunakan kostumnya untuk mengintip dan mencuri, hmm...

Dari trailer pun tampaknya Scott Lang versi film akan mempertahankan latar belakangnya di komik. Jadi, apakah mereka masih bisa disebut sebagai hero? Seperti kebanyakan tokoh komik Marvel, Scott Lang dan Hank Pym senantiasa mencoba melakukan hal yang terbaik, meski mereka dihantui oleh berbagai hambatan, termasuk kelemahan mereka sendiri. Sifat ini membuat mereka dapat berjuang menghadapi musuh apapun, termasuk supervillain level kosmis. Bukan keputusan yang tepat untuk meremehkan kekuatan pemakai kostum ini, seperti yang dibuktikan Loki dalam pertempuran pertamanya dengan Avengers. Jadi ya... Hank Pym dan Ant-Man tentu masih dapat disebut sebagai superhero. Akan sangat menarik menyaksikan dampak keberadaan Scott Lang dan Hank Pym di Marvel Cinematic Universe. Lebih-lebih mengingat Thanos lagi nunggu di puncak Phase III nanti.