Minggu, 03 Maret 2019

True Definition of Art



Suatu hari di Able Coffee, sebuah kafe temaram yang letaknya nggak jauh dari Undip Pleburan, Semarang, saya lagi asyik ngopi berdua bersama dengan seorang teman, sebut aja namanya Nadia. Disitu kami membicarakan banyak hal, dari mengajari dia bahasa Inggris supaya dia bisa lulus TOEFL, sampai membicarakan hal mengenai definisi seni.


My artwork and my cappuccino.


Kira-kira begini isi percakapan kami,


Nadia: "Ka, kalo kita nggak punya bakat seni, apa dong hal yang bisa dipamerin secara positif?"

Saya: "Menurutku ya, seni itu bukan melulu sesuatu yang harus dipamerin, meski ada beberapa jenis seni yang harus dipamerin ke khalayak publik karena emang begitu caranya agar bisa dinikmati. Contohnya ya seni rupa, misal nggambar, ngelukis, fotografi, kerajinan tangan macem njahit atau sculpture. Seni musik, misal kamu ngadain piano concert, kamu nyanyi, atau bahkan tilawah Al-Qur'an dengan merdunya. Katanya baca Al-Qur'an kalo didenger orang kan bisa dapet pahala kan ya hehe. Dan seni tari, bahkan nge-dance sederhana pun nggak semua orang bisa lho, dan nggak lucu juga kan kalo kamu menari-nari sendiri tanpa dilihat orang?"

Nadia: "Lah kalo aku nggak punya kemampuan di ketiga seni di atas, gimana dong?"

Saya: "Kan aku udah bilang, seni itu bukan melulu sesuatu yang harus dipamerin, tiga jenis seni di atas adalah jenis seni yang memang harus dipamerin agar semua orang bisa menikmatinya. Jadi kesimpulannya, seni itu adalah usaha yang kita dedikasikan agar bisa dinikmati orang banyak. Ada banyak seni kok, misalnya seni memasak, seni deduksi, seni mengajar, seni berdagang, seni pembangunan, dan lain-lain. Kan nggak setiap orang bisa tuh."

Nadia: "Berarti menurutmu seni itu kemampuan unik seseorang yang nggak setiap orang bisa memilikinya?"

Saya: "Betul, dan dilakukan untuk dinikmati orang lain. Misal ya, aku bisa nggambar, tapi aku nggak bisa masak seenak kamu. Trus kamu bisa masak enak banget, tapi nggak bisa nggambar. Itu udah termasuk seni."

Nadia: "Oooh... berarti masak enak juga termasuk seni ya? Kalo gitu aku mau masak lebih serius deh hehe."

Saya: "Iya dong. Masak bisa jadi seni kalo ada dedikasi untuk membuatnya seenak mungkin. Layaknya kamu nggambar dan membuatnya seindah mungkin."

Nadia: "Hehe, oh gituuu, makasih Ka."


Begitulah definisi seni yang sesungguhnya menurut saya. Menurutmu sendiri, seni itu apa sih? :)