Minggu, 12 Agustus 2018

Door Slam: Cara Orang-orang INFJ Melindungi Perasaan Mereka


Hello, folks. Setelah saya berbagi informasi mengenai kepribadian INFJ di postingan sebelumnya, kali ini saya mau membahas khusus mengenai Door Slam yang juga erat kaitannya dengan kepribadian INFJ yang kebetulan juga saya miliki ini.


Kilas balik dulu ya, INFJ adalah salah satu dari 16 tipe kepribadian yang dicirikan oleh arketipe Myers Briggs Personality. Tipe kepribadian INFJ ini sangat langka dan hanya terdiri dari 1% dari seluruh populasi. Inisial INFJ sendiri berarti Introvert, iNtuitive, Feeling, and Judgement.


Jadi, kalau kamu pernah merasa jadi "orang aneh" bahkan sejak dari usia muda, kamu mungkin aja lho termasuk tipe kepribadian yang langka ini. Kamu selalu merasa berbeda dari orang-orang di sekitarmu, ibarat alien. Kamu mungkin punya banyak teman, tapi kamu nggak pernah merasa seperti benar-benar membaur sama mereka. Ada saat-saat dimana kamu memalsukan diri dan bersikap seolah menjadi lebih seperti teman-temanmu agar mereka menerima kamu.


Mengenal diri kita yang sebenarnya sebagai orang-orang INFJ merupakan hal yang sangat sulit karena kita bisa aja jadi sangat pemalu, pendiam, dan menarik diri dari orang-orang sekitar. Meskipun banyak juga yang beranggapan bahwa kita juga juga mudah didekati, menyenangkan, dan seru. Itu semua sebenarnya tergantung pada suasana hati atau mood juga sih, namun nggak sedikit orang beranggapan bahwa INFJ khususnya adalah orang-orang yang baik hati.


Meskipun baik hati, semua orang juga punya batasnya sendiri-sendiri lho. Nah mari kita bahas mengenai Door Slam yang katanya adalah batas akhir dari kebaikan orang-orang INFJ dan juga cara mereka untuk melindungi perasaan dari sakit hati yang berlebih.




So, what is Door Slam anyway?


Door Slam adalah saat dimana orang-orang berkepribadian INFJ tiba-tiba memutus semua kontaknya dengan seseorang. Bisa aja teman dekat, mitra, rekan kerja, atau bahkan anggota keluarga. Karena INFJ adalah tipikal orang yang memberikan segala hal yang mereka miliki ke seseorang atau nggak usah sama sekali, jika mereka merasa diperlakukan buruk dalam waktu yang lama, Door Slam adalah jalan keluar bagi mereka untuk mengakhiri semua itu. Meskipun begitu, mereka biasanya akan menolerir orang yang memperlakukan mereka dengan buruk untuk sementara waktu sebelum memutuskan semua ikatan dengannya. Kalau udah nge-Door Slam seseorang, mereka akan mengabaikan semua postingan status atau story bahkan tweet kamu, nggak berbagi apapun meski hal-hal sepele seperti status WhatsApp atau story Instagram ke kamu, jika lebih parah lagi mereka akan memblokir semua nomor, link media sosial, dan nggak mau bertemu kamu lagi kecuali terpaksa. Menghapus seseorang dari kehidupan mereka adalah tindakan perlindungan diri orang-orang INFJ untuk menghentikan rasa sakit hati yang mereka alami, karena sejatinya orang-orang INFJ adalah tipikal orang-orang yang sensitif.


Kenapa orang-orang INFJ lebih suka menghapus seseorang dari dalam hidup mereka ketimbang memusuhi atau memaafkan aja orang-orang yang udah menyakiti mereka?


Jawabannya karena:

1. Para INFJ Berusaha Baik kepada Orang-orang dan Dikenal karena Ciri Khas Mereka yang Gemar Menoleransi.

 


Beberapa orang di kehidupan ini suka memberi kesempatan kepada mereka yang udah mengecewakan, dan INFJ termasuk dalam kategori langka itu. Para INFJ benar-benar welas asih, empatik, dan mudah memaafkan. Mereka percaya pada kutipan “Harapan adalah hal yang baik, mungkin yang terbaik; dan tidak ada hal baik yang akan pudar.”

Beberapa dari orang-orang INFJ bahkan mungkin juga berharap bahwa Door Slam akan menciptakan reaksi rasa bersalah pada orang lain, membuat mereka akan menghargai apa yang udah INFJ lakukan selama ini pada mereka. INFJ bukan orang yang suka bersenang-senang dalam drama yang akan berakhir pada kenangan pahit. Kasarannya, Door Slam adalah cara terakhir mereka memberikan kesempatan terakhir bagi orang lain untuk memahami dan memperhatikan mereka lebih.


2. Para INFJ Dapat Mengetahui Lebih Awal Bagaimana Berakhirnya Hubungan Mereka dengan Seseorang dan Hal Itu Akan Membuat Mereka Sangat Sedih di Akhir.

 


Sekarang mari kita bayangkan sejenak, ada seseorang tampak sedang membangun sebuah istana pasir di awang-awang tapi kita nggak bisa melihat istana pasir sebagaimana adanya. Kemudian di saat kita sadar dan paham maknanya, baru kita ketahui dan bisa melihat istana pasir macam apa yang udah dibangun oleh seseorang tadi. Nah, hal ini adalah hal yang umum dijumpai di kalangan introvert, yang berarti mereka secara internal - di dalam pikiran mereka - udah memproses dan membangun banyak hal dari apa yang terjadi di sekeliling mereka. Tapi biasanya mereka nggak bereaksi atau menunjukkannya kepadamu.

Ini dia hubungannya dengan Door Slam yang dilakukan oleh para INFJ: Kalau aja kamu mau memperhatikan lebih, kamu akan dapat melihat semacam warning yang ditunjukkan INFJ sebelum kamu kena Door Slam. Mereka membuat semacam kode dan gestur bahwa mereka sebenarnya lagi nggak senang dengan semacam perilaku atau tindakan tertentu dari kamu yang nggak dapat mereka terima. Door Slam baru akan dilakukan setelah INFJ merasa bingung dan sedih dalam waktu yang nggak sebentar setelah mereka menyadari bahwa kamu nggak mau berubah sedikit pun.


3. Para INFJ Sebenarnya Nggak Mudah Menyerah, tapi Begitu Mereka Merasa Semuanya Selesai, Ya Udah... Selesai. Mereka Akan Merasa Terbebas!

 


Para INFJ bisa dibilang sangat emosional; mereka cenderung mempersiapkan diri secara mental sebelum mengambil langkah Door Slam. Inilah alasan kenapa mereka bergerak begitu cepat. Mereka nggak suka menguraikan banyak hal dan berharap bahwa seseorang yang sangat peduli pada mereka akan melakukan upaya untuk menunjukkan hal yang sama. Mereka menginginkan kesepemahaman yang sempurna - terutama dalam hubungan percintaan - lebih dari apapun.

Mereka sangat intuitif dan membaca situasi dengan cara yang baik. Tapi satu hal, biasanya mereka lupa bahwa nggak semua orang memiliki kemampuan intuitif dan membaca situasi dengan baik seperti itu. Mereka vokal; selalu mengutarakan sebab kenapa mereka merasakan hal ini, dan apa yang harus mereka lakukan untuk perasaan itu sebelum mereka memilih untuk menyudahinya. Dan hal baiknya adalah ketika para INFJ mulai menyudahi dan menutup pintu pada seseorang, biasanya nggak ada perasaan benci atau sentimen berlebih dari diri mereka. INFJ selalu mengevaluasi, apakah mereka mencurahkan banyak waktu dan energi mereka untuk orang-orang yang tepat? Atau malah mereka justru mencurahkannya ke orang-orang yang salah? Namun satu hal yang pasti, mereka akan bertahan di setiap kesulitan jika mereka tahu bahwa seseorang yang berhubungan dengannya memiliki kesepemahaman yang sama tingginya.

Yap, INFJ memang rumit, tapi sebenarnya kalau kamu mau mendekat dan sedikit aja memahami mereka, kamu akan sadar kalau apa yang mereka butuhkan cukup sederhana: saling mengerti. Kalau dari awal udah nggak saling mengerti, mereka akan menutup pintu buat kamu dan merasa terbebas dari beban untuk menyambungkan diri denganmu.


4. Door Slam Mungkin Terdengar Jahat, tapi Jangan Lupa, Para INFJ Sangat Down-to-Earth dan Mudah Memaafkan.

 


Para INFJ biasanya fleksibel dan nggak terlalu kaku. Jika mereka membuka pintu mereka kembali, mereka juga cenderung membiarkan kamu masuk dengan syarat kamu harus udah berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya. Para INFJ nggak akan pernah mau masuk ke dalam lubang yang sama karena mereka udah tahu akan kemana arah ending-nya, dan mereka nggak ingin terluka lagi untuk yang ke sekian kalinya. Kadang-kadang, Door Slam ini sebenarnya lebih ke persiapan mental mereka ketimbang sebuah tindakan yang harus mereka lakukan secara nyata, karena para INFJ bisa aja kok tetap berhubungan dengan orang-orang yang udah kena Door Slam: koneksi dengan orang-orang tersebut tetap ada meskipun semuanya udah berubah.

Mereka nggak mau lagi memberikan 100% dalam hubungan dan akan tetap berada pada jarak yang aman denganmu. Mereka mengalami kesulitan mempercayai kamu lagi dan mungkin hubunganmu dengannya nggak akan pernah sama. Jika mereka memutuskan untuk mendekati kamu lagi, berarti kamu memang penting bagi mereka. Tergantung juga, apakah Door Slam itu dulunya dilakukan dengan tergesa-gesa dan diliputi rasa marah? Atau dengan tenang dan rasional? Hal itu juga bisa membedakan separah apa Door Slam yang mereka lakukan. Mereka bukan orang-orang yang dengan mudah mengatakan "Opini saya yang baik tentang kamu udah hilang selamanya" kok, jadi jika kamu ingin berada dalam hidup mereka lagi, ya kamu harus ada effort juga. Mereka lebih menghargai usaha ketimbang penampilan dan kata-kata, karena para INFJ dari awal udah dianugerahi bakat untuk membaca seseorang melalui empati.

Para INFJ biasanya adalah yang orang yang pertama berdiri untuk membantu orang lain dan mengabaikan kekhawatiran mereka mengenai segala hal, jadi ya... nggak terlalu berlebihan juga bagi para INFJ untuk mencari kesepemahaman yang baik.


Itu dia ulasan khusus mengenai Door Slam dari para INFJ yang unik. Jangan sampai kamu kena Door Slam dari teman-temanmu yang berkepribadian INFJ ya. See you to the next post, cayooo!