Rabu, 14 Mei 2014

Menebak Pikiran Orang Lain Melalui Pandangan Matanya


Barusan, saya nonton sebuah acara yang menampilkan beberapa teknik hipnosis yang membuat partisipannya (orang yang dihipnosis) mengeluarkan unek-uneknya jika ditanya dengan si hipnotist. (Harap dibedakan, hipnosis: sesuatu yang dikerjakan hipnotist. Hipnotist: orang yang menghipnosis). Punya ilmu hipnosis seperti itu kelihatannya enak juga ya bagi kita yang kepo dengan pikiran orang-orang di sekitar kita. Tinggal dihipnosis, dibikin tidur, terus ditanya-tanya.


Tapi, sebenarnya ada cara sederhana buat kita untuk menebak pikiran orang lain. Dengan cara ini, paling tidak kita bisa tahu orang-orang di sekitar kita berbohong atau tidak pada kita.


Gimana caranya?


Melalui pandangan matanya.


Oke, saya pikir ini bukan sesuatu yang berkaitan dengan hipnosis. Tapi setidaknya, saat kita berbicara dengan seseorang, waktu dia bohong, kita bisa candai dia dengan berkata: "Kamu bohong ya? Hayo!"


Mau tahu caranya? Simak penjelasan berikut ini.


Ada beberapa cara untuk membaca mata seseorang dan mengetahui apakah mereka berbohong, atau tidak.

1. Dari tatapan mata.
Ada beberapa yang bisa ketahui dari tatapan mata lawan bicara ketika ia sedang mengobrol.

  • Tatapan mata yang konsisten dari lawan bicara pertanda bahwa ia sedang tertarik dengan suatu pembicaraan.
  • Memperpanjang kontak mata berarti dia sedang mengintimidasi kamu atau ia sedang tidak percaya sama kamu.
  • Tatapan mata singkat menandakan ia sedang tidak tertarik kepada pembicaraan.
  • Mengacuhkan kontak mata berarti ia sangat tidak tertarik dengan pembicaraan.


2. Pandangan mata melihat ke atas.
Mata memandang ke atas adalah sebuah bahasa yang mungkin sering menandakan kebosanan dan gangguan. Jika seseorang melemparkan tatapan seperti ini kepada kamu, itu bukanlah pertanda baik. Kadang seseorang melihat ke atas saat mereka sedang mengarahkan diri kepada Tuhan selayaknya orang sedang berdoa. Tetapi, pada banyak kejadian, menandakan seseorang sedang merendahkan kamu.

3. Pandangan mata melihat ke kanan atas.
Seseorang yang sedang kamu lihat sedang memandang ke kanan atas (atas kiri dari sudut pandang orang pertama), sebenarnya sedang mengingat sebuah gambar atau image. Kita bisa memastikan hal itu dengan cara menanyakan warna mobilnya, atau menggambarkan seseorang yang ia tahu. Pada saat itu, ia mungkin akan memandang ke kanan atas.

4. Pandangan mata melihat ke kiri atas.
Saat kamu melihat seseorang melihat ke kiri atas (kanan atas dari sudut pandang orang pertama) maka ia sebenarnya sedang membangun atau membuat sebuah gambar atau image di benak mereka. Seseorang sedang melihat ke kiri atas sedang menggunakan imajinasinya untuk menyatukan gambar-gambar menjadi satu di benak mereka. Kita bisa memastikannya dengan cara meminta seseorang untuk membayangkan rumah besar berwarna biru dipenuhi dengan pelangi dimana-mana, mungkin mereka akan melihat ke kiri atas untuk mengimajinasikan.

5. Pandangan mata melihat ke kanan.
Saat seseorang melihat ke kanan (ke kiri untuk sudut pandang orang pertama), mereka sedang memanggil atau mengingat suara dari ingatan mereka. Kita bisa memastikan hal itu dengan meminta seseorang untuk mengingat sebuah lagu atau melodi, mungkin mereka akan melihat ke arah kanan saat mengingatnya.

6. Pandangan mata melihat ke kiri.
Orang membayangkan suara saat mata mereka memandang kearah kiri (ke kanan untuk sudut pandang orang pertama). Saat itu, ia membayangkan suara baru yang belum pernah didengar atau menggabungkan sebuah melodi. Pada saat itu, matanya akan melihat kearah kiri. Pastikan hal itu dengan cara tanyakan seseorang untuk membayangkan suara piano atau terompet di dalam air, mungkin mata mereka akan melihat ke arah kiri.

7. Pandangan mata melihat ke kanan bawah.
Seseorang yang melihat ke kanan bawah sedang memiliki percakapan internal di dalam kepalanya. Mereka sedang berbicara dengan diri mereka sendiri, memikirkan sebuah pembicaraan atau memikirkan apa yang ingin mereka katakan. Untuk memastikannya, tanyakan bagaimana hasil pembicaraan terakhir mereka, dan mereka mungkin akan melihat ke kanan bawah.

8. Pandangan mata melihat ke kiri bawah.
Jika seseorang melihat ke kiri bawah, mereka sedang membayangkan bagaimana perasaannya terhadap suatu hal. Jika mereka terlihat senang, maka kemungkinan kesenangan atau kebahagiaan yang mereka rasakan. Untuk mengeceknya, tanyakan seseorang apa yang mereka rasakan pada saat ulang tahunnya, maka mereka akan melihat ke kiri bawah sebelum menggambarkannya kepada kamu.

9. Pandangan mata melihat ke bawah.
Seseorang yang memandang ke bawah menandakan bahwa mereka sedang bersikap patuh dan tidak nyaman. Seseorang biasanya akan melihat ke bawah saat mereka malu dan tidak menginginkan sebuah pembicaraan. Menggerakan mata kebawah adalah sebuah tanda akan suatu hal yang memalukan.

(Catatan: beberapa orang memiliki pola kebalikan antara kanan dan kiri. Pada sebagian besar masyarakat, pola yang diikuti adalah pola dasar, contohnya sama seperti sebagian besar masyarakat menulis dengan tangan kanan. Tetapi, ada juga beberapa orang yang kidal, dan arah kiri dan kanan menjadi terbalik. Jadi, orang ini akan "melihat ke atas kiri" saat mereka memanggil informasi visual dan "melihat ke kanan bawah" saat memikirkan perasaan mereka.)



Cara mengetahui seseorang sedang berbohong.


  1. Berbicaralah kepada seseorang dan perhatikan gerakan mata mereka. Ini akan menjelaskan bagaimana gerakan kiri-kanan mata mereka bekerja. Ini akan menjadi pedoman untuk pertanyaan kamu kepada mereka.
  2. Pertanyaan sederhana juga baik untuk ditanyakan, semisal "Apa warna rumahmu?", biasanya gerakan mata mereka hampir selalu mengarah ke kanan atas.
  3. Sekarang kita memiliki pedoman untuk mengetahui apakah seseorang sedang berbohong atau tidak.
  4. Hal yang paling pasti untuk mengetahui seseorang berbohong atau tidak adalah dengan melihat perilaku mata mereka berubah dari saat mereka mengatakan kebenaran. Sebagai contoh, teman kamu melihat ke kanan atas saat mengatakan sebuah fakta dan terus melihat ke kanan atas saat mengatakan tentang sekolah atau pekerjaannya. Coba tanyakan berapa jumlah nilai-nilainya atau barangkali penghasilannya. Jika ia akan mengatakan nilai yang bagus atau jumlah uang yang besar dengan melihat mata kamu, kamu dapat menyimpulkan bahwa ia sedang berbohong.
  5. Sebagai contoh lagi, teman kamu melihat ke kanan saat mengatakan apa yg ia ingat saat berada di kelas dan terus melihat ke kanan saat menceritakan obrolannya yang terakhir. Namun, saat menceritakan cewek yang ia temui kemarin (sebagai contoh), matanya melihat ke kiri atas, kamu dapat mengetahui bahwa ia berbohong tentang cewek tersebut.


Bagaimana? Sudah paham tentang penjelasan untuk menebak pikiran seseorang dari tatapan matanya? Setidaknya, penjelasan tersebut bermanfaat bagi kita untuk mengetahui dan mempelajari bagaimana selayaknya kita memperlakukan orang-orang di sekitar kita yang kerap kali berbohong. Tapi, jika memang sudah paham dalam penggunaannya, jangan menuduh orang-orang di sekitar kita berbohong jika ia memang benar-benar berbohong. Maklumi dan pura-puralah untuk mengiyakan, karena itulah hal yang terbaik yang bisa dilakukan. Namun, jika teman dekat yang berbohong, berikan saja nasihat padanya agar ia nggak sering berbohong pada kamu.


Nah, selamat mempelajari. :)