Rabu, 21 Desember 2011

Hanya Curahan Hati


Halo, blog tercinta, lama nggak posting apa-apa ya disini. Barusan saya lagi ngelamun, dan mikirin sesuatu yang harusnya nggak perlu saya pikirin saat liburan sekolah seperti ini. Karena apa? Sesuatu yang sedang saya pikirin bisa merusak mood dalam sekejap, padahal seharusnya liburan itu dalam keadaan mood yang lagi baik-baiknya.


Lalu, apa yang sekarang lagi saya pikirin?


Daripada saya pikirin terus, mending saya buang semua yang lagi saya pikirin di blog ini - yep karena memang itulah gunanya - dan moga-moga aja abis posting, pikiran dan mood saya bisa baik lagi.


Sesuatu yang sedang saya pikirin ini berkaitan tentang sekolah.


Iya, tentang sekolah.


Saat lagi ngelamun sendiri, terlintas pikiran, cuma sekelebat pikiran, yang bikin saya yakin bahwa pikiran itu adalah satu-satunya tujuan saya sekarang. Pikiran itu adalah: "Saya pengen cepet-cepet keluar dari SMA - dalam artian lulus – dan lanjut ke universitas yang saya mau"


Di saat saya bertanya-tanya dalam hati kenapa saya bisa punya tujuan seperti itu, pikiran saya langsung memasuki mode "flashback", dimana saya teringat bahwa saya belajar di sekolah yang nggak saya inginkan sejak awal, dan itu karena kesalahan dari papa saya yang teledor, tapi saya nggak menyalahkan beliau, karena sistem pendaftaran sekolah yang dari awal udah bullshit banget alias sangat ribet, sangat menyulitkan, dibalik tujuannya yang 'katanya' memudahkan pendaftaran.


Err... yah kenapa jadi berubah gini topiknya...


Yep, saya ngerasa, ini sangat jujur, bahwa saya sebenernya nggak betah di SMA yang sekarang ini. Sebenernya nggak ada yang salah dengan lingkungan dan guru-gurunya serta metode pelajaran yang mereka ajarkan. Tapi, yang saya sesalkan cuma... nggak, bukan cuma, tapi banyak yang saya sesalkan.


Mungkin seperti :

1. Nggak ada temen dari SMP yang masuk ke SMA yang sekarang, dan otomatis itu buat saya mengulangi pertemanan dari awal. Kenalan lah, tanya ini-itulah. Padahal, saya nggak begitu suka hal kayak gitu, saya lebih suka diam, dan nggak mau memulai suatu hubungan. saya lebih pengen orang mengerti situasi dan keadaan saya daripada mengerti saya secara kepribadian.

2. Yep, udah saya telusuri secara mendalam bahwa orang-orang, maksud saya, murid-murid disana sebagian besar telah "rusak". Rusak karena alkohol, rokok, dan pergaulan. Hanya beberapa orang - bisa kok dihitung dengan jari - yang bener-bener berbudi baik dan nggak "rusak".

3. Temen-temen sekelas, yap, temen-temen sekelas yang selalu salah sangka tentang saya. Saya emang pendiam, tapi orang pendiam nggak selamanya kuper dan nggak pinter (saya nggak bilang bodoh). Saya penyendiri, bukan berarti saya sombong. saya paling muak tentang ini semua, apalagi sama orang-orang yang selalu bicarain saya dari belakang.

4. Ada sebuah ungkapan "maling teriak maling". Yaaah... ini yang paling konyol, aneh teriak aneh, alay teriak alay. Ada beberapa orang di kelas yang nganggap saya aneh karena saya suka banget menyendiri, sibuk dengan dunia saya sendiri. Wuih... padahal, dari gaya bicara mereka aja udah bisa dibilang alay, dari penampilan juga, dari yang sok aja udah ketauan kalau dia alay. Pendiem dan penyendiri itu beda lho sama tukang gosip dan tukang pamer.


Nah itu semua yang bikin saya nggak betah, bener-bener kondisi yang nggak kondusif buat belajar. Tapi, dari itu semua, sampai sekarang saya masih bela-belain buat belajar disana. Buat masa depan, buat masuk universitas yang saya mau, dengan nilai-nilai yang nggak mengecewakan. Itu tujuan, saya 'hanya' ingin belajar di sekolah, bukan buat cari temen. Kalau emang ada yang nggak suka saya dan sifat saya, tolong jauhin saya, itu udah cukup, nggak usah ngomongin saya dari belakang. Saya memang berbeda tapi bukan berarti itu jadi alasan bagi kalian untuk membicarakan saya terus setiap harinya.


Semoga aja waktu cepat berlalu. Bisa cepet-cepet lulus, bisa kuliah di universitas favorit, dan bisa bekerja buat cari tambahan uang.


That's all my burdens in my mind.


With my respect to people who read it, forgive me if there is any mistake that I've done.


Thanks and see ya.